Menu Tutup

Daftar 4 Hewan Langka di Indonesia yang Terancam Punah

Negara kita, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan flora dan fauna. Namun, meskipun kekayaannya yang tiada tara ini masih memiliki beberapa hewan yang sudah terancam punah.

Hal ini dipengaruhi karena adanya faktor ilmiah maupun ulah manusia yang menyebabkan kepunahan hewan seperti hilangnya habitat hewan, perdagangan liar, dan perburuan hewan secara liar.

Nah, berikut ini adalah informasi mengenai 4 hewan langka di Indonesia yang terancam punah.

1. Komodo

Hewan langka yang hanya dapat di temukan di Indonesia ini adalah salah satu hewan purba yang masih hidup hingga detik ini.

Komodo atau dengan sebutan ilmiahnya Varatus Komodoensis atau Orah ini merupakan salah satu spesies reptil terbesar, karena gigitan yang sangat kuat dan mematikan.

Tidak hanya gigitan saja, melainkan pada ribuan kelenjar area gusinya mempunyai racun yang berbisa.

Saat ini kita hanya bisa menemukan Komodo di beberapa pulau saja, seperti Pulau Komodo, Gili Dasami, Rinca NTT, Gili Matang dan pulau Flores di Indonesia.

2. Harimau Sumatera

Sesuai namanya, Harimau Sumatera hidup di Pulau Sumatera yang hingga saat ini hanya tersisa kurang lebih 500 ekor.

Akibat kerusakan habitat hingga tingginya angka kematian membuat hewan spesies langka ini menjadi terancam punah yang dimana telah terbunuh sebanyak 66 ekor harimau pada tahun 1198-2000.

Bagian-bagian tubuh harimau ini juga diperjual belikan dengan harga tinggi di pasar gelap yang tentunya ini merupakan perdagangan ilegal.

Bagian tubuh yang memiliki karakteristik panjang 92 incin dan berat 140 kg membuatnya bisa dijadikan perhiasan seperti ikat pinggang, tas kulit, dan banyak lainnya.

3. Orang Utan Kalimantan

Berdasarkan laporan IUCN yang telah melakukan penelitian selama 75 tahun ini menganggap Orang Utan Sumatera ataupun Kalimantan termasuk kedalam spesies terancam punah.

Hewan yang mengalami penurunan sebesar 80 persen ini faktanya telah punah hingga mencapai 1000 orang utan per tahun di tahun 1999.

Sementara, pada tahun 2004 dilansir bahwa jumlah orang Utan Kalimantan hanya mencapai 54.000 ekor saja.

Uniknya, terdapat perbedaan Orang Utan Sumatera dengan Orang Utan Kalimantan pada kantung pipi yang panjang pada Orang Utan Jantan.

Orang Utan Kalimantan ini pun terdapat 3 subspecies, yang dimana pada spesies pertama bernama Pongo Pygmaeus Pygmaeus dapat ditemukan di Sungai Kapuas.

Spesies kedua, Pongo Pygmaeus Wurmbii dapat kita temukan di daerah Selatan Sungai Kapuas. Sedangkan yang ketiga, Pygmaeus Morio dapat kita temukan dari sabah hingga selatan Sungai Mahakam.

4. Burung Jalak Bali

Sesuai namanya, burung dengan nama latin Leucospar Rothschildi ini terdapat di daerah Bali. Pada tahun 1910, Walter Rothschild dari Inggris telah menemukan Burung Jalan ini.

Burung ini memiki keunikan dimana ciri warna burung ini biru di sekitar mata dan warna tubuh yang putih bersih.

Perkembangbiakan yang cukup lama pun membuat salah satu spesies burung ini menjadi langka. Bukan hanya itu, bahkan burung ini sempat dijadikan perburuan liar.

Burung ini berkembang biak hanya dengan memiliki satu pasang saja atau pada satu musim kawin, yang dimana hal ini menyebabnkan rasio untuk kawinnya hanya 1:1.

Proses perkembangbiakkan juga cukup lama yang mencapai usia 7 hingga 9 bulan yang dimana mereka akan menghasilkan telur dengan jumlah paling banyak 3 butir dan akan dieram selama 16 hari.

Nah, sekian diatas adalah 4 hewan di Indonesia yang terancam punah, walaupun Negara kita memiliki kekayaan alami, namun kita harus tetap menjaga baik hewan-hewan yang terancam punah untuk tetap melestarikan kekayaan alam kita.